Sabtu, Agustus 30, 2008

Attention pleaseeee..!

ARGHHHH... XL brengsek!!!

Ok, sorry untuk kata tidak senonoh diatas, tapi gw lagi sebel banget sama XL! (semoga ada orang XL yang baca ya..)

Gila ya susah banget make XL sekarang. Masa iya gw no coverage aja gituh alias ga ada sinyal sama sekali! Gini nih kalo perusahaan sok2 promosi gede2an tapi sarana dan prasarana tidak mendukung! Padahal gw pake Xplor loh, dan gw bayar tiap bulan. Mana kalo dipake internetan lemotnya minta ampuun.. Cih!

Apalagi waktu belum lama ini ada promo nelfon gratis diatas jam 11 (apa 12 ya?). Beeeehhh.. jangan harap deh bisa nelfon or ditelfon, kalo kata adek gw "XL mah diatas jam segitu mending dimatiin aja, pasti ga bisa ngapa2in" Ya ampyuuun.. bahkan mau nelfon customer service aja ga bisa,"tut.. tut.. tut.."

SEBAAAAALLLLLL!!!!

keluh kesah

Kalo ada yang bilang hidup itu kaya roda, yang berputar dan kita bisa selamanya diatas atau sebaliknya dibawah, well they got it right! Kayanya belum lama ini gw nulis tentang my happy life (with all the pictures and everything) sekarang gw nulis karena sedang merasa low.

Sebabnya, yahh.. ga perlu lah gw beberkan disini, tapi yang jelas gw sadar sebagian emang karena salah gw sendiri. Ga inget gw pernah nulis apa belum, tapi gw memilih untuk tidak menyesali apapun dalam hidup gw karena gw yakin everything happen for a reason. Tapi kali ini gw harus mengaku kalah, karena for this one particular thing gw menyesal sedalam-dalamnya and wish that I could turn back time (don't sing it please..)

Tapi apa mau dikata, udah kejadian dan ga mungkin juga kita bisa kembali ke masa lalu, aight?!

Fighting!

Selasa, April 22, 2008

A Letter to John

Hi how are you there?


Well for me it feels weird being back at home now. Somehow I know that my life will never be the same.


When I looked at the pictures I took in Japan, I feel empty. It’s as if it wasn't me who took all the pictures. It felt so far away... you understand what I mean?


I know I’ve changed. It’s like I feel so full yet empty at the same time. Is it even possible?


I think people might think I have changed into a more calm person, but the truth is I just don't feel like the whole me is here right now.


It’s not that I’m not happy to be back at home, see my parents and everything, it's just doesn't feel, well I don't know how to explain it...


Heidy

Senin, Maret 17, 2008

Harajuku dan sekitarnya


Harajuku. Siapa sih yang tidak tahu tempat ini? Walaupun belum pernah menginjakkan kaki ke Jepang, saya rasa siapa saja pasti pernah mendengar nama tempat ini. Akhirnya minggu lalu saya sampai juga ke Harajuku. Perjuangan (yep, perjuangan) dimulai dengan membaca peta Tokyo berulang-ulang supaya ga salah naik kereta. Hehe.. Maklum bukan warga Tokyo. Untung Nita udah ngajarin cara naek subway di Tokyo, jadi lumayan lah ga bodoh-bodoh amat. Saya naik JR sampai ke stasiun Harajuku. Dari stasiun keluar melalui pintu keluar Takeshita-dori sampai akhirnya menemukan jalan yang terkenal ramai dengan toko untuk anak muda. Wuihhh.. saya disambut dengan ramai nya orang-orang disana. Tapi menarik sekali karena banyak dari mereka yang berpakaian cukup aneh bagi saya. Hehehe..

Lalu perjalanan saya lanjutkan ke Yoyogi-koen. Tapi sebelum sampai ke taman itu, saya mampir dulu ke Meiji jingu. Agak bingung juga waktu melihat pintu masuk nya, karena banyak sekali pohon-pohon besar seperti hutan di tengah-tengah kota. Kuil ini sendiri adalah salah satu kuil tertua di Jepang. Tapi bangunan yang sekarang ini sudah bukan bangunan yang asli, melainkan restorasi. Tapi tetap tidak mengurangi keindahannya. Jalan menuju kuil nya cukup panjang, tapi sangat sejuk. Pohon-pohon besar ada di kanan kiri jalan dan suasananya tenang sekali, walaupun banyak turis yang datang. Kebetulan lagi hari itu ada yang menikah, jadi sempat melihat sepasang pengantin Jepang gitu disana.




Dari Meiji jingu saya lanjut ke Yoyogi park. Di depan taman ini ada sekelompok bapak-bapak berdandan ala Elvis (lengkap dengan jambul nya. hehe) sambil berjoget dengan musik rock n roll yang diputar kenceeng banget. Karena sudah cape, saya beli okonomiyaki sambil duduk di taman melihat mereka menari-nari. Haha.. Pasti orang-orang bingung melihat saya, duduk makan sendirian sambil nontonin bapak-bapak nari-nari.


Tentunya Harajuku tidak lengkap tanpa "Harajuku girls" yang terkenal itu. Sayang sekali saya hanya melihat sedikit, tapi saya sempat mengambil foto beberapa dari mereka yang sempat saya temukan.




Nahh.. perjalanan dilanjutkan ke Omotesando. S
epanjang jalan ini adalah toko-toko merk luar negeri nan mahal semua. Seperti yang kita ketahui, warga Jepang amat sangat konsumtif dan mampu membeli barang-barang mahal yang di Indonesia paling hanya ada KW nya saja. Hehehe.. Jadi menurut saya jalan ini tidak menarik karena saya tidak mampu beli apapun! Haha.. Tapi ada bangunan baru disini, Omotesando Hills. Katanya sih toko-toko disini lebih terjangkau harganya karena target pasarnya adalah anak muda, tapi ketika saya masuk ternyata sama saja. Mahal! Tapi bangunannya bagus dan kesannya mewah sekali. Terdiri dari 6 lantai diatas tanah dan 6 lantai dibawah tanah. Hebaatt!

Dan begitulah hari minggu saya kali ini. Cerita lain tunggu saja dalam waktu dekat. Sayonara